Guru, Kurikulum dan Infrastruktur

Marquee Text Live - http://www.marqueetextlive.com

Halo para bloger mania,,, kali ini saya pingin menulis tentang Dunia Pendidikan, terlebih mengenai Guru kita, juga Kurikulum yang ada saat ini dan tentang fasilitas sekolah tentunya yang di kenal dengan infrastruktur. Karena pada akhirnya kita bisa tahu, sebenarnya apa yang terjadi dalam dunia pendidikan kita sekarang,,, Jadi begini yang saya maksudkan teman-teman :
Peranan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sangat penting artinya bagi pembangunan bangsa. Bahkan ketersediaan SDM berkualitas diyakini sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan. Untuk mewujudkan manusia dan masyarakat yang berkualitas, dituntut peran aktif dari dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM. Banyak faktor yang menentukan suatu sekolah menjadi berkualitas tinggi, tetapi yang paling utama adalah faktor GURU yang mempunyai pengaruh yang sangat dominan terhadap pencapaian belajar siswa. Hal ini dapat dipahami karena GURU adalah merupakan sumber daya yang aktif, sedang sumber daya yang lain bersifat pasif.

Sebaik-baiknya Kurikulum, Fasilitas, Sarana Prasarana Pembelajaran (Infrastruktur), tetapi tingkat kualitas Gurunya rendah, akan sulit mendapatkan hasil pendidikan yang berkualitas tinggi

Dalam proses belajar-mengajar di sekolah sifatnya sangat kompleks, karena di dalamnya terdapat aspek pedagogis, psikologis, dan didaktis. Aspek pedagogis merujuk pada kenyataan bahwa belajar mengajar di sekolah perlu pendampingan dari guru kepada siswa dalam membantu perkembangannya menuju kedewasaan, melalui proses belajar-mengajar di dalam kelas. Aspek psikologis merujuk pada kenyataan bahwa siswa yang belajar di sekolah memiliki kondisi fisik dan psikologis yang berbeda-beda. Selain itu, aspek psikologis merujuk pada kenyataan bahwa proses belajar itu sendiri sangat bervariasi, misalnya: ada belajar materi yang mengandung aspek hafalan, ada belajar keterampilan motorik, ada belajar konsep, ada belajar sikap dan seterusnya. Adanya kemajemukan ini menyebabkan cara siswa belajar harus berbeda-beda pula, sesuai dengan jenis belajar yang sedang berlangsung. Aspek didaktis merujuk pada pengaturan belajar siswa oleh para guru. Dalam hal inipun ada berbagai prosedur didaktis. Berbagai cara mengelompokkan, dan beraneka macam media pengajaran. Guru harus menentukan metode yang paling efektif untuk proses belajar mengajar tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapai.
Demikian pula dengan kondisi eksternal belajar yang harus diciptakan oleh para Guru sangat bervariasi. Dilihat dari sisi ini, betapa pentingnya kedudukan Guru dalam proses belajar mengajar. Prestasi anak didik dipengaruhi oleh banyak faktor, namun yang paling menentukan adalah faktor Guru. Dalam hal ini guru sangat berperan dalam menentukan cara yang dianggap efektif untuk membelajarkan siswa, baik di sekolah maupun di luar jam sekolah, misalnya dengan memberikan pekerjaan rumah. Ketidakpedulian Guru terhadap pembelajaran siswa akan membawa kemerosotan bagi perkembangan siswa khususnya dalam hal prestasi belajar. Oleh karena itu Guru sering disebut Pahlawan Pendidikan

“Guruku Pahlawanku”

Pada saat ini, Kementrian terkait melalui Dinas-dinasnya di daerah-daerah sedang melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kompetensi Guru. Hal ini dimaksud agar dapat menghasilkan inovasi yang tepat untuk diterapkan dalam sistem yang ada, dan merupakan salah satu tahapan penting. Pengembangan kompetensi Guru merupakan proses pemberdayaan Guru.
Salah satu upaya mengembangkan standar kompetensi Guru adalah dalam bentuk perencanaan pembelajaran. Konsep perencanaan pembelajaran dapat diartikan sebagai proses penyusunan materi pelajaran, penggunaan media pengajaran, penggunaan pendekatan dan metode pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan.
Dengan demikian perencanaan pembelajaran adalah merupakan suatu langkah strategi dalam menentukan keberhasilan yang akan dicapai dalam suatu kegiatan belajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat, menuntut pula suatu perencanaan pengembangan potensi guru yang tepat dan unggul dalam berbagai bidang mata pelajaran.
Perencanaan pembelajaran sebenarnya merupakan sesuatu yang diidealisasikan atau dicita-citakan. Sebab apa yang tertuang dalam perencanaan pembelajaran itu semuanya merupakan keinginan-keinginan. Sebab setiap keinginan adakalanya tercapai, adakalanya tidak. Perencanaan yang dibuat adalah merupakan antisipasi dan perkiraan tentang apa yang akan dilakukan dalam pembelajaran, sehingga dapat tercipta suatu situasi yang memungkinkan terjadinya proses belajar yang dapat mengantar siswa mencapai tujuan yang diharapkan. Orang yang bertanggungjawab dalam perencanaan pembelajaran adalah guru. Dengan demikian pelaksanaan perencanaan pembelajaran banyak tergantung kepada kemampuan guru dalam mengembangkannya, karena tugas guru berkaitan dengan melaksanakan pembelajaran mata pelajaran yang menjadi tanggungjawabnya.
Kemampuan seorang guru dalam menyusun strategi perencanaan pembelajaran menampakkan kemampuan kompetensi guru itu sendiri dalam pembelajaran di kelas. Ini memberi arti bahwa efektifitas perencanaan berkaitan dengan penyusunan rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan, yang dapat diukur dengan terpenuhinya faktor kerjasama perumusan perencanaan, program kerja dan upaya implementasi program kerja tersebut dalam mencapai tujuan. Dalam konteks pembelajaran, perencanaan dapat diartikan sebagai proses penyusunan materi pelajaran, penggunaan media pengajaran, penggunaan pendekatan dan metode pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Oleh karena itu mengapa saya mengatakan bahwa Guruku adalah Pahlawanku, ini dikarenakan akan bagaimana peran serta seorang guru dalam mencerdaskan Bangsa. Ini sudah terbukti dalam uraian yang saya tulis di atas. Bagaimana dengan Kurikulum saat ini ???? wah…wah…. kayak nya sangat sulit untuk diterapkan secara berkesinambungan. Contohnya saja begini : saat ini sekolah-sekolah sudah terbagi atas SBI (Sekolah bertaraf Internasional), RSBI (Rintisan Sekolah bertaraf Internasional) dan Sekolah Biasa.
Sudah sangat terlihat perbedaan yang ada di ke tiga model sekolah yang di sebutkan tadi. Sudah dipastikan sekolah-sekolah SBI dan RSBI adalah sekolah yang memiliki Kualitas infrastruktur dan fasilitas yang sangat lengkap, jika di bandingkan dengan sekolah biasa. Tetapi kurikulum yang ditetapkan pemerintah itu sisamakan. Misalnya pada UN (ujian Nasional) semua sekolah memiliki soal yang sama, baik dia SBI, RSBI atau yang biasa. Baik dia sekolah yang berada di perkampungan ataupun sekolah yang ada di perkotaan. Oleh karena itu pendidikan kita saat ini sangat memprihatinkan jika memiliki kurikulum seperti sekarang. Alangkah baiknya Kurikulum – kurikulum di tentukan oleh dinas-dinas terkait di setiap propinsi, agar dapat disesuaikan dengan situasi lingkungan di mana sekolah didirikan. Bagaiman teman-teman para bloger mania tentunya ??? apakah pendapat teman-teman tentang Dunia Pendidikan khususnya Guru, Kurikulum dan Infrastruktur yang saya uraikan di atas sudah sependapat dengan saudara ???? jika belum dan kurang atau lebih lagi, mohon tinggalkan komentar teman-teman,, yang jelas Kesimpulan singkat yang saya dapat tarik dari maksud uraian saya di atas adalah :

“GURUKU PAHLAWANKU”  Tulusan ini saya buat teristimewa untuk mengikuti Gerakan Indonesia Berkibar Blog Competition 2012, trimakasih >>>>

Lomba Blog Gerakan Indonesia Berkibar

“One looks back with appreciation to the brilliant teachers, but with gratitude to those who touched our human feelings. The curriculum is so much necessary material, but warmth is the vital element for the growing plant and for the soul of the child.”Carl Jung

1 Komentar

Filed under Uncategorized

One response to “Guru, Kurikulum dan Infrastruktur

  1. Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s