SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal)

Penjaminan mutu pendidikan adalah upaya untuk mengontrol kualitas pendidikan agar dapat berjalan sesuai2 dengan hal yang telah di gariskan. Kedepan nampaknya semua unsur  pendidikan dari dinas pendidikan di tingkat propinsi sampai satuan pendidikan(sekolah) harus menjalankan upaya upaya dalam penjaminan mutu pendidikan di instansi masing masing. Hal ini karena permen baru yang saat ini masih dalam penggodogan di kemendikbud mengisyaratkan keharusan satuan pendidikan untuk mengimplementasikan penjaminan mutu. Ketidak terimplementasikannya penjaminan mutu internal di lingkungan masing masing bisa berimplikasi pada penghentian bantuan terhadap satuan pendidikan.

Dalam draf permen satuan pendidikan mempunyai tugas dan wewenang:

  1. Merencanakan, melaksanakan, mengendalikan dan mengembangakan system penjaminan mutu
  2. Menyusun dokumen system penjaminan mutu internal yang terdiri atas
  3. dokumen kebijakan SPMI
  4. Dokumen manual SPMI
  5. Dokumen standar dalam SPMI
  6. Dokumen formulir yang di gunakan dalam SPMI

Maka satuan pendidikan harus sedini mungkin menyiapkan perangkat dokumen dokumen tersebut. Sekolah pada umumnya belum mempunyai semua bentuk dokumen di atas secara lengkap. Dokumen lengkap seperti isyarat permen di atas biasanya di temui khusus pada sekolah sekolah yang sudah menjalankan prinsip manajemen ISO.

Penjaminan mutu adalah satu proses yang panjang dan berkesinambungan. Instrumen sangat di butuhkan dalam pelaksanaannya, yaitu dengan keberadaan dokumen dan adanya evaluasi secara terus menerus. Tanpa keberadaan dokumen dan evaluasi(audit), penjaminan mutu yang di lakukan akan bersifat sangat temporer, tergantung komitmen kepemimpinan yang sedang berjalan, jika mau dia jalankan, tetapi jika tidak suka dia tinggalkan. Berbeda jika telah ada system baku di dalam satuan pendidikan tersebut, siapa pun pemimpinnya akan terus berjalan dengan baik. Dan komitmen untuk mewujudkan proses penjaminan mutu pendidikan adalah keharusan agar kedepan proses peningkatan mutu pendidikan dapat lebih berjalan dengan baik dan dapat terus berlengsung secara berkesinambungan.

Setiap satuan pendidikan beserta seluruh komponen didalamnya memiliki tanggungjawab dalam peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan. Peningkatan mutu di satuan pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya budaya mutu pada seluruh komponen satuan pendidikan. Untuk peningkatan mutu sekolah secara utuh dibutuhkan pendekatan yang melibatkan seluruh komponen satuan pendidikan (whole school approach) untuk bersama-sama memiliki budaya mutu. Agar penjaminan mutu dapat berjalan dengan baik di segala lapisan pengelolaan pendidikan telah dikembangkan sistem penjaminan mutu pendidikan yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SMPI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SMPE).

Sekolah model dipilih dari sekolah yang belum memenuhi SNP untuk dibina oleh LPMP bersama sama pemerintah daerah agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah mereka sebagai upaya untuk memenuhi SNP. Pembinaan oleh LPMP dan pemerintah daerah dilakukan hingga sekolah telah mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model dijadikan sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya, sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas.

Sekolah model akan dibina oleh LPMP dibantu oleh fasilitator daerah. Pembinaan yang diterima oleh sekolah dalam bentuk pelatihan, pendampingan, supervisi serta monitoring dan evaluasi. Pembinaan tersebut dilakukan oleh LPMP hingga sekolah tersebut mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Kemandirian sekolah diukur oleh LPMP pada kegiatan monitoring dan evaluasi sesuai instrumen yang disediakan.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s